SIAPA AKU MENURUT PRADUGAMU?
Dengan mengucap "Bismillaahirrahmaaniraahim." Dan salam, "Assalaamu 'Alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh." Aku berharap, ini pembukaan yang santai namun sopan dalam memulai tulisan ke dua ku, dengan tujuan, akan memperkenalkan "SIAPA AKU?" terlebih dahulu.
Ya! Maksudku, siapa Yasmin Nabilah. Sekedar informasi, itu nama lengkapku, pemberian ayah dan ibuku tak lama setelah aku bernafas di Bumi, terhitung sejak tanggal 06 September 1999, tepat pada hari senin ke sekian ribu, yang tercantum di kalender masehi. Aku tidak tahu tepatnya, tidak mau menghitung juga, tidak ada faedahnya, Ha ha.
***
Aku, anak ke 2 dari 5 bersaudara.
Aku lahir di Bandung. Pada kala itu, mentari sedang mengintip dari bagian timur Indonesia. Terlahir menjadi seorang wanita dan muslim.
Aku berhijab. Doakan, semoga bukan hanya karena ikut trend hijrah hijab yang sedang gencar menyebar luas saat ini. Walau baik, tetap saja tidak murni bila tanpa kesadaran tersendiri. Semoga aku dan kamu berhijab sebab panggilan hati yang ingin taat pada perintah Sang Ilahi, ya?
***
Hobiku makan, tidur, bangun dan sesekali merenung di kamar mandi. Sedikitnya, untuk melepaskan beban hidup yang tak sempat mampu ku pikul terus menerus. Ah, ku pastikan kau paham apa yang ku maksud.
Jangan beranggapan, aku orang yang tertutup luar dan dalam. Jika kau seorang pengamat, kau mampu membaca bagaimana selera humorku ini.
Memang, terkadang kehidupan menuntut kita untuk menyesuaikan apa yang nampak. Tapi bagiku, hidup tak se-monoton itu. Serius, kaku, membisu, lalu tak ada yang dikenang melainkan abu.
Selera humorku, sebenarnya di atas rata-rata, jika tidak boleh disebut akut. Caraku memandang sesuatupun tak hanya satu. Sastra mengajarkanku, berpikir secara terbuka, memahami satu cerita dalam berbagai makna. Dan bagiku, itu hal yang sangat menyenangkan. Akan menjadi teman, di kala yang sebenarnya hilang tanpa sangkaan.
Cita-citaku selain menjadi manusia yang seutuhnya, wanita sejatinya, dan anak yang sholehah. Adalah menjadi "penulis" yang dihargai karyanya. Dan akan dikenang, ketika aku telah tiada, kelak.
Tetapi jika boleh jujur, sebenarnya aku bukan pembaca yang baik. Maksudku, aku tidak terlalu senang membaca. Oleh sebab seorang penulis hebat adalah ia yang terlahir dengan semangat juang dalam membuka matanya akan dunia yang dibaca, maka, kau pasti mengerti, mengapa cita-citaku masih hanya sebatas wacana. He he.
Tidak bekerja dan belum sekolah lagi, menjadi kesibukan kehidupanku, setelah tahun 2017 resmi lulus dari SMK yang menciptakan sejuta kenangan. Bukan karena takdir menuntutku agar tak berkembang, melainkan, karena sesuatu dan lain hal aku harus menjalaninya penuh dengan senyuman.
Kau tahu? Aku tidak pernah tahu apa bakatku sampai saat ini. Jika kau mengetahuinya, sudikah kau membaginya dengan ku? Kau bisa memberi tahu ku, lewat Direct Message Instagram @yasminnblh, komentar di tulisanku ini, atau langsung padaku jika kau adalah pembaca sekaligus teman baikku. Aku tidak sedang promosi ya?
Asli! aku tidak pernah tahu apa bakatku. Sering kewalahan jika ada sesi pertanyaan tentang bakat, masalahnya, memang tidak ada bakat murni yang ku miliki. Jika itu ada, apa kau tahu?
Bagaimanapun itu, aku tetap bahagia dengan kekuranganku.
"Perlu kau tahu, kunci kebahagiaan bukan tentang apa yang kita miliki. Melainkan tentang hidup yang kita nikmati."
Sedikitnya, kau telah mengetahui siapa aku. Lantas, sama kah dengan praduga mu? Ku pastikan banyak sudut pandang yang memaknainya, itupun kalau sesuai dengan apa yang ku pradugakan setelah kau membaca kisahku.
***
Jangan bosan membaca cerita selanjutnya, ya? Nantikan tulisan-tulisanku di kemudian hari. Insyaa Allah, setiap hari minggu kalau perlu.
Kalau dirasa akan rindu, subscribe Blog ku ya? Aku tidak sedang berharap, hanya menginginkannya. He he.
[Salam rindu, dariku, Yasmin Nabilah, yang belum mandi.]
***
Wassalaamu 'Alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Dengan mengucap "Bismillaahirrahmaaniraahim." Dan salam, "Assalaamu 'Alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh." Aku berharap, ini pembukaan yang santai namun sopan dalam memulai tulisan ke dua ku, dengan tujuan, akan memperkenalkan "SIAPA AKU?" terlebih dahulu.
Ya! Maksudku, siapa Yasmin Nabilah. Sekedar informasi, itu nama lengkapku, pemberian ayah dan ibuku tak lama setelah aku bernafas di Bumi, terhitung sejak tanggal 06 September 1999, tepat pada hari senin ke sekian ribu, yang tercantum di kalender masehi. Aku tidak tahu tepatnya, tidak mau menghitung juga, tidak ada faedahnya, Ha ha.
***
Aku, anak ke 2 dari 5 bersaudara.
Aku lahir di Bandung. Pada kala itu, mentari sedang mengintip dari bagian timur Indonesia. Terlahir menjadi seorang wanita dan muslim.
Aku berhijab. Doakan, semoga bukan hanya karena ikut trend hijrah hijab yang sedang gencar menyebar luas saat ini. Walau baik, tetap saja tidak murni bila tanpa kesadaran tersendiri. Semoga aku dan kamu berhijab sebab panggilan hati yang ingin taat pada perintah Sang Ilahi, ya?
***
Hobiku makan, tidur, bangun dan sesekali merenung di kamar mandi. Sedikitnya, untuk melepaskan beban hidup yang tak sempat mampu ku pikul terus menerus. Ah, ku pastikan kau paham apa yang ku maksud.
Jangan beranggapan, aku orang yang tertutup luar dan dalam. Jika kau seorang pengamat, kau mampu membaca bagaimana selera humorku ini.
Memang, terkadang kehidupan menuntut kita untuk menyesuaikan apa yang nampak. Tapi bagiku, hidup tak se-monoton itu. Serius, kaku, membisu, lalu tak ada yang dikenang melainkan abu.
Selera humorku, sebenarnya di atas rata-rata, jika tidak boleh disebut akut. Caraku memandang sesuatupun tak hanya satu. Sastra mengajarkanku, berpikir secara terbuka, memahami satu cerita dalam berbagai makna. Dan bagiku, itu hal yang sangat menyenangkan. Akan menjadi teman, di kala yang sebenarnya hilang tanpa sangkaan.
Cita-citaku selain menjadi manusia yang seutuhnya, wanita sejatinya, dan anak yang sholehah. Adalah menjadi "penulis" yang dihargai karyanya. Dan akan dikenang, ketika aku telah tiada, kelak.
Tetapi jika boleh jujur, sebenarnya aku bukan pembaca yang baik. Maksudku, aku tidak terlalu senang membaca. Oleh sebab seorang penulis hebat adalah ia yang terlahir dengan semangat juang dalam membuka matanya akan dunia yang dibaca, maka, kau pasti mengerti, mengapa cita-citaku masih hanya sebatas wacana. He he.
Tidak bekerja dan belum sekolah lagi, menjadi kesibukan kehidupanku, setelah tahun 2017 resmi lulus dari SMK yang menciptakan sejuta kenangan. Bukan karena takdir menuntutku agar tak berkembang, melainkan, karena sesuatu dan lain hal aku harus menjalaninya penuh dengan senyuman.
Kau tahu? Aku tidak pernah tahu apa bakatku sampai saat ini. Jika kau mengetahuinya, sudikah kau membaginya dengan ku? Kau bisa memberi tahu ku, lewat Direct Message Instagram @yasminnblh, komentar di tulisanku ini, atau langsung padaku jika kau adalah pembaca sekaligus teman baikku. Aku tidak sedang promosi ya?
Asli! aku tidak pernah tahu apa bakatku. Sering kewalahan jika ada sesi pertanyaan tentang bakat, masalahnya, memang tidak ada bakat murni yang ku miliki. Jika itu ada, apa kau tahu?
Bagaimanapun itu, aku tetap bahagia dengan kekuranganku.
"Perlu kau tahu, kunci kebahagiaan bukan tentang apa yang kita miliki. Melainkan tentang hidup yang kita nikmati."
Sedikitnya, kau telah mengetahui siapa aku. Lantas, sama kah dengan praduga mu? Ku pastikan banyak sudut pandang yang memaknainya, itupun kalau sesuai dengan apa yang ku pradugakan setelah kau membaca kisahku.
***
Jangan bosan membaca cerita selanjutnya, ya? Nantikan tulisan-tulisanku di kemudian hari. Insyaa Allah, setiap hari minggu kalau perlu.
Kalau dirasa akan rindu, subscribe Blog ku ya? Aku tidak sedang berharap, hanya menginginkannya. He he.
[Salam rindu, dariku, Yasmin Nabilah, yang belum mandi.]
***
Wassalaamu 'Alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

mampir sini gara-gara hastaq #santridanalam di IG
ReplyDeleteWii makasih bang, udah follow IG aku belum? :D
Delete